Jadwal Sholat

jadwal-sholat

Diskon Domain

Hosting Unlimited Indonesia

Search

Jumat, 02 Desember 2011

Mengintip Bahasa Makro Excel

Kali ini dapet sedikit sentilan makro dari seorang temen, melihat dia bisa membuat tools untuk pekerjaannya, saya jadi tertarik juga untuk sedikit mengintip makro excel tsb. Tujuannya ya jelas agar bisa mempermudah dan mempercepat suatu pekerjaan yang diulang-ulang saban hari.
Banyak sekali syntax di makro VBA yah, oleh karena itu saya hanya ingin mengambil sesuai kebutuhan saja. Langsung saja saya catat syntax" dasar di VBA :

  • memindahkan kursor ke cell tertentu misal ke C1 : Range("C1").Select
  • mengetik suatu kata di cell yang aktif misal deg long : ActiveCell.FormulaR1C1 = "Deg long"
  • mengcopy range tertentu misal dari range A2 sampai A15 : Range("A2:A15").Select
                                                                                                Selection.Copy
  • paste hasil copy ke cell tertentu misal ke E1 : Range("E1").Select
                                                                         ActiveSheet.Paste
  • menghilangkan bekas copy : Application.CutCopyMode = False
  • memberikan formula : ActiveCell.FormulaR1C1 = "=RC[-6]+(RC[-5]/60)+(RC[-4]/3600)"
keterangan di atas adalah formula (6 cell di sebelah kiri cell aktif )+ (5 cell di sebelah kiri cell aktif dibagi 60) + (4 cell di sebelah kiri cell aktif dibagi 3600), cell aktif maksudnya adalah kursor terakhir di mana cell dipilih sedang berada
  •  meneruskan formula ke bawah dengan cell tertentu misal I2 sampai J15 : Selection.AutoFill Destination:=Range("I2:J15")
  • menghapus isi cell yang di select : Selection.ClearContents
  • memberikan tampilan informasi contoh : MsgBox "sudah selesai :)"
  • menambah tulisan di cell A1 : Cells(1, 1) = "Cell"  , di B1 : Cells(1, 2) = "NCell_1" , di C1 : Cells(1, 3) = "NCell_2" , dst *1,1 artinya baris 1 kolom 1
  •  menampilkan pilihan yes no : Msg = "Sudah Update GCELL?"
          Style = vbYesNo + vbQuestion + vbDefaultButton2
          response = MsgBox(Msg, Style)
            If response = vbYes Then
      MsgBox ("type whatever you want")
            Else
          Sheets("active gcell").Select
          End
           Msgbox digunakan untuk menampilkan pesan saja tanpa ada proses setelahnya. 

  •  membuka browser untuk memasukkan file yang kita inginkan dan menampilkannya : 
        openfile = Application.GetOpenFilename(FileFilter:="Excel files (*.xls),*.txt", Title:="Select the files to import :")
    If openfile = False Then
' They pressed Cancel
MsgBox "hellooo? you did not select a file"
Exit Sub
Else
Workbooks.Open Filename:=openfile
End If 


 
....lanjut nanti saya mau pulang dulu :p

Rabu, 23 November 2011

Pintar Bernegosiasi

Nah, mungkin Anda selama ini sudah mencoba mencari bagaimana cara sukses negosiasi dalam bisnis Anda dengan cara membeli semua produk/program tentang bagaimana caranya sukses bernegosiasi.
Sebagian dari Anda ada juga yang mencoba ilmu yang diajarkan di seminar oleh para guru di luar sana, namun hasilnya tidak seperti yang diharapkan :(

"Apakah Anda pernah mengalaminya?"

Jika Anda pernah mengalami masalah diatas, saya akan mencoba berbagi sebuah pengalaman tentang bagaimana cara saya bisa sukses negosiasi senilai $10,000 pada saat negosiasi dengan klien dengan cara yang paling sederhana yang bisa diikuti orang awam sekalipun.



Silahkan lihat di sini

Bukankah ini sangat menarik ?

Anda akan mendapatkan 55 Teknik Negosiasi yang saya berikan secara eksklusif dari pakar profesional di bidang negosiasi. Dan di paket e-book Pembelajaran Rahasia dan Strategi Sukses Negosiasi Bisnis ini memang dirancang untuk memberi Anda hasil yang cepat karena semua panduan dalam bentuk e-book yang dilengkapi dengan data riset yang akurat, jadi Anda tinggal meniru dan itu semudah copy dan paste :)

Baik, ada beberapa orang yang sudah terlebih dahulu mempelajari e-book yang saya jual di situs ini, kalau tidak percaya, coba deh baca saja testimonial yang saya dapatkan dari orang lain yang sudah terlebih dahulu belajar melaui e-book pembelajaran yang sudah saya buat.
Anda bisa MENDOWNLOAD dan Melihat e-book Pembelajaran di komputer Anda berulang-ulang hingga Anda menjadi mahir untuk negosiasi , semua klien Anda akan mengucapkan iya untuk semua yang Anda tawarkan karena saya akan membagikan lebih dari 55++ E-BOOK PEMBELAJARAN DILENGKAPI DENGAN RISET yang Sangat POWERFUL yang mengungkap rahasia dan pengalaman saya meraup banyak rupiah sebagai seorang negosiator ulung :
Bagaimana caranya mengenal klien Anda, sehingga bisa membangun hubungan baik dengan klien Anda. Hampir Semua yang Kita Tawarkan Akan Didengar hanya dengan membangun hubungan baik seperti yang diajarkan di dalam e-book ini. Ini adalah strategi sederhana yang merupakan salah satu prestasi saya dalam membuat klien menjadi tidak keritis dengan produk saya dan hasilnya...YUPZ !!! produk saya langsung diterima tanpa banyak berfikir kritis.
Rahasia Sukses Menjadi Negosiator Handal yang akan saya bagikan pengalaman mendapatkan project senilai $10,000 tiap bernegosiai dengan memanfaatkan isi pembicaraan sebagai media membangun hubungan baik dan bahkan persahabatan jangka panjang dengan ketertarikan pada apa yang penting bagi orang lain. Secara tulus berbagai pengalaman dan hobi, gaya hidup, dan minat klien disebut juga sebagai “menggunakan isi pembicaraan untuk membangun hubungan baik”.
Strategi Jitu dan Langkah Praktis Bagaimana Anda bisa mahir negosiasi Dalam Waktu Relatif Singkat
Pelajari Formula Sukses Untuk Selalu sukses negosiasi APAPUN Bisnis Anda! Ada lusinan teknik negosiasi, mana yang sesuai dengan situasi yang Anda alami?
Di e-book ini dibahas tuntas rahasianya
Bagaimana Meningkatkan Keuntungan Untuk Mendapatkan Hasil Maksimal dalam mengembangkan Bisnis Anda dan berhubungan dengan klien-klien Anda.

Teknik Menentukan Sikap Pada Saat Negosiasi
(Secara Psikologis) Untuk Membantu Anda Sukses Dalam Bernegosisi Dengan Klien.

Bagaimana Rahasia Seorang yang melakukan Prospek Tanpa Disadari Klien ,Sehingga SUKSES melakukan negosiasi tanpa membuat klien menjadi tidak nyaman akan prospek Anda, dapatkan tips dan strategi yang menarik yang bisa Anda terapkan di e-book ini
Rahasia Sukses Mengetahui Sekema Pemikiran klien Anda sehingga Meningkatkan Konversi Keberhasilan Negosiasi yang Anda lakukan.

Jumat, 18 November 2011

1 keping emas = 200 jeti , antara atlit dan engineer

Saya agak iri (dalam artian positif) juga sebenarnya ketika melihat teman sesama pelatda pada saat saya masih aktif menjadi atlit, berhasil mendapatkan emas bersama pasangannya yang juga teman seperjuangan di pelatda dahulu. Mereka mengikuti nomor berpasangan dengan mempertunjukkan keindahan gerakan dari cabang olahraga yang baru dipertandingkan di sea games kali ini yakni kempo.
Tidak lupa dalam ingatan saya pada tahun 2009 saya berhasil mendapatkan 2 medali emas pada nomor beregu putra dan campuran di kejuaraan nasional bersama mereka pula, namun sayangnya pada saat itu penghargaan yang diberikan sangatlah minim. Padahal kami berlatih dengan keras dan penuh perjuangan saat itu untuk membela nama DKI Jakarta :) tapi ya sudahlah semua sudah berlalu, kami hanya bisa berpikir positif dan mensyukuri apa yang telah didapat walaupun entah mungkin bonus kami sudah dipotong sana sini.
Kemudian karena saya tidak menyukai kondisi ke depan dan menyadari umur sudah melebihi batas untuk mengikuti kejuaraan selevel PON serta berbagai alasan" lainnya, maka saya memutuskan keluar dari pelatda dan memberikan kesempatan kepada junior" dari wilayah asal sendiri (karena tiap wilayah mempunyai perwakilan untuk masuk menjadi tim pelatda DKI).
Itulah sebab di awal mengapa saya iri melihat foto mereka berdiri di podium nomor 1, merasa termotivasi dan membayangkan apakah saya bisa mendapatkan kesempatan itu bila terus melanjutkan. Namun itu hanya sesaat :) kembali saya tersadar bahwa hidup ini bukanlah sekedar materi belaka, bukanlah sekedar penghargaan 1 medali 200 jt, namun lebih dari itu semuanya adalah proses seseorang meraih rezekinya di bidang masing-masing yang digeluti dan ditekuni. Membuat saya berpikir, jadi apapun kita dan apa jalan yg kita raih untuk memperoleh rizki dan rido-Nya asalkan itu halal tentu merupakan ibadah. Tidak usah kita iri dengan apa yang sudah diraih oleh orang lain, kitapun pasti bisa mendapatkan lebih dari itu. Ya!! saya bisa mendapatkan lebih dari sekeping emas dengan jalan lain walau saat ini masih berada di level engineer dan netpreneur kecil-kecilan :D . Yup mari berpikir positif baik untuk jangka panjang, mungkin untuk saat sekarang ini kamu terlihat kalah oleh mereka, tetapi perlu diingat juga bahwa kamu bisa mendapatkan lebih dari keping-keping emas itu dan melebihi mereka di masa mendatang nanti . Cayyo!! ;)
2009, My Gold Medal Memories

Jumat, 14 Oktober 2011

HSDPA Inter Frequency Load Sharing

Haii bloggers, readers, engineer, masters ...
kali ini saya coba buka topik tentang pembagian beban HSDPA , kali aja ada master yang muncul di sini coz saya juga baru mempelajarinya. Langsung saja disimak berikut ini :

Fitur HSDPA Inter Frequency Load Sharing memungkinkan operator untuk mengkonfigurasi beban HSDPA dan membaginya antara beberapa coverage yang berhubungan dengan HSDPA capable carriers. Beban diukur berdasarkan jumlah HS users sembari memperhitungkan UE dan cell capability sehubungan dengan EUL, MIMO, dan multi carrier. Fitur ini bisa ditrigger ketika jaringan ingin tersambung / establish dari FACH atau DCH ke HSDPA. 

Ketika fitur ini ditrigger/aktif, maka ada 5 kandidat target sel yang akan dievaluasi termasuk source cell itu sendiri. Namun load sharing tidak berlaku pada DRNC cell (Drift Radio Network Controller) via Iur.

Perhatikan prinsip" berikut :
- UEs dengan multicarrier capability dapat melakukan loadsharing antara sel sel lain yg juga mempunyai multicarrier.
- UEs yang mempunyai MIMO capability dapat melakukan loadsharing antara MIMO capable cell
- UEs dengan EUL capability dapat melakukan loadsharing antara EUL capable cell, dan
- UEs yang hanya memiliki HSDPA capability dapat melakukan loadsharing antara semua HSDPA capable cell
- Loadsharing berdasarkan perhitungan sisa free resources pada source cell, dan pada kandidat sel berdasarkan pada first bullet (apa yah yg dimaksud?) 
- Jika UE dan current cell mempunyai capability berhubungan dengan HSDPA, EUL, MIMO atau MC (multicarrier) yang sama, maka loadsharing ditrigger oleh load threshold pada current cell. Jika current cell tidak mempunyai capability yang sama dan jika ada kandidat sel dengan capability yang lebih tinggi , maka loadsharing redirection sebaiknya selalu dilakukan terlepas dari beban source cell.

Lalu kita masuk ke parameter salah satu vendor :
hsIflsThreshUsers
adalah parameter yang digunakan untuk men-trigger threshold jumlah user HSDPA untuk mengevaluasi loadsharing di suatu cell. Kemudian ada parameter hsIflsMarginUsers yang digunakan untuk menyeimbangkan (balance) beban (load) antar sel. 
Kandidat sel loadsharing HSDPA dikonfigurasi oleh pendefinisian coverage relation dan settingan hsloadsharing = On.

Langkah 1 - Aktifasi Fitur

HSDPA loadsharing dapat ditrigger ketika mulai koneksi ke HSDPA, contohnya ketika koneksi baru HSDPA dimulai dari idle atau FACH, atau ketika koneksi di-switch ke HSDPA dari FACH atau DCH (dedicated channel). Kemudian kondisi berikut inilah yang diperiksa :

* fitur HSDPA loadsharing tersedia (license is on) dan aktifasi di sel ( hsIflsThreshUsers > 0)
* merupakan SRNC cell (Serving Radio Network Controller)

Langkah 2 - Sel kandidat dan Band filtering


Setidaknya harus ada 1 HSDPA loadsharing candidate cell yang didefine dari current cell. Sel-sel pada band frekuensi yang UE tidak support maka tidak bisa digunakan dan difilter. Jika tidak ada kandidat sel yang didefine atau semua dibuang oleh band filtering, maka HSDPA loadsharing dibatalkan.

Langkah 3 - Cek Pathloss

Jika HSDPA RAB setup dari SRB (signalling radio bearer) maka pathloss check harus berhasil/lulus sebelum blind IFHO ditrigger (blind IFHO ini HO antar frek tanpa pengukuran). Catat bahwa pathloss check tidak dilakukan sebelum upswitch dari FACH. Pathloss dikalkulasi sebagai power transmisi CPICH kurangi dgn nilai DL CPICH RSCP, batasnya ditentukan oleh parameter sel pathloss threshold. Jika pathloss terlalu tinggi maka HSDPA loadsharing dibatalkan.


Langkah 4 - Evaluasi
Langkah berikut menggambarkan evaluasi untuk memilih target cell berdasarkan capabilities dan beban (load) :
* Sebuah UE yang MC capable sebaiknya hanya menggunakan MC capable cells sebagai kandidat sel. Jika UE dan kandidat sel mempunyai MC capability maka dilanjutkan step berikutnya....
* UE yang MIMO capable pun juga sama seperti di atas....
* UE yang EUL capable juga sama dengan yang di atas.....
* UE yang  HSDPA capable juga sama dengan yang di atas....., bila sebaliknya maka dihentikan. 
 Kondisi trigger di source cell didefinisikan sebagai : Jumlah user HS > hsIflsThreshUsers.

Untuk tiap kasus di atas (MC, MIMO, EUL, HSDPA), jika source cell UE tidak mempunyai capability yang sama, tetapi ada kandidat lain dengan capability yang sama, maka trigger di source cell tidak diaplikasikan, dan kondisi histerisis load antar sel tidak diaplikasikan, tetapi UE akan selalu setup di sel lain dengan capability yang lebih tinggi.

Compute remaining resources rr (regarding number of HSDPA users) in the source cell and in each candidate cell:
rr = hsdpaUsersAdm - no_of_HS_users - hsIflsMarginUsers * hsdpaUsersAdm .
Jangan lihat kandidat sel di mana rr <= 0, atau di mana
no_of_HS_users >= hsdpaUsersAdm atau di mana
number of serving cell EUL users >= eulServingCellUsersAdm ,
atau HS dalam keadaan congested state.
Hysteresis condition: rr in candidate cell > (1 + iflsHyst ) * rr in source cell.

Pilih sel yang mempunyai banyak sisa resources berdasarkan rumus di atas yang memenuhi kriteria. Lalu lanjutkan RAB setup / Reconfiguration ke HSDPA. Blin IFHO atau rekonfigurasi mungkin akan dilakukan dalam urutan jika target cell berbeda dengan source.



Gambar. HSDPA resource evaluation

Sebentar...nih ada definisi Parameternya (bhs inggris ya):

eulServingCellUsersAdm   Cell parameter that defines the admission limit for the number of EUL users having the cell as serving cell
coverageRelation   Used to define a coverage related candidate cell, that can be used as a target for loadsharing. Applies to both HSDPA and Non-HSPA loadsharing, and is also used by HS cell selection.
  • hsLoadsharing. If this attribute is set to ON, this coverage relation applies for HSDPA IF loadsharing.
  • dchLoadsharing. If this attribute is set to ON, this coverage relation applies for Non-HSPA IF loadsharing.
  • hsCellSelection. Can be set to ON in only one coverage relation out from the same cell. Defines that this coverage relation applies for HS cell selection. 
hsIflsMarginUsers   An Operator cell parameter. Defines a number of serving cell HS users that shall be subtracted when computing the remaining resources in a cell. Defined as percent of the admission limit hsdpaUsersAdm
hsIflsThreshUsers   An Operator cell parameter. Defined as percent of the admission limit hsdpaUsersAdm. More than this number of HS serving cell users are required to trigger HS load sharing out from the cell. If set to 0 the feature is OFF in the cell.

hsdpaUsersAdm   Cell parameter that defines the admission limit for the number of users assigned to the HS-DSCH (High Speed Downlink Shared Channel) Applicable to admission requests related to RAB setup of an HSDPA service.

hsIflsMarginUsers   An Operator cell parameter. Defines a number of serving cell HS users that shall be subtracted when computing the remaining resources in a cell. Defined as percent of the admission limit hsdpaUsersAdm. 





      

Minggu, 09 Oktober 2011

English Lesson

Do you have a dream? what's your dream?

For some people working overseas is a dream, many reason  for them who really wanna go abroad and get some experiences in many country. To make it come true, they (included you) have to be able to speak international language which is English. 

Don't worry to learn english cause everybody could learn it and you don't have to be a master in speaking, you don't have to be shy or anything else that forbid yourself to grow.

Even if you don't wanna go abroad, in this global world you still have to be able to speak English

Learn English naturally without learning grammar. Learn English just as you learned your native language as a child. Learn anywhere, anytime you want on your mp3 player, computer, or car. This program will make you fluent in English.

Please click below :
English Lesson


Jumat, 07 Oktober 2011

Mengenal Downlink Physical Channel di 3G part1

Penting ga sih gw tau tentang kanal" ini? koq sepertinya teoritis banget ya seperti di sekolah...
eits tunggu dulu, kenyataannya sangat penting lho mengetahui dasar teori kanal 3G ini, langsung saja review dari Kanal-kanal downlink WCDMA physical channel berikut ini :

I. Downlink Common Physical Channels :
a) CPICH (Common Pilot Channel)  singkatnya ini utk penandaan kekuasaan sel
b) SCH (Synchronisation Channel) yang terbagi menjadi 2 yaitu Primary SCH dan Secondary SCH
c) CCPCH (Common Control Physical Channel) yang terbagi menjadi 2 juga yaitu Primary dan Secondary
d) AICH (Acquisition Indicator Channel) singkatnya ini menjawab UE (user equipment alias handset 3G kita)
e) PICH (Paging Indicator Channel) utk melihat indikasi paging.

II. Downlink Dedicated Physical Channels :
a) DPCCH (Dedicated Phsycal Control Channel)
b) DPDCH (Dedicated Physical Data Channel)

Yak sudah itu aja bagian-bagian dari DL WCDMA Physical Channel. Lalu kita lanjutkan pembahasan lebih jelasnya dari kanal-kanal tersebut (ga janji komplit lho).

a) CPICH alias common pilot channel yakni kanal yang digunakan untuk menandai suatu area dari pelayan sel. Simbol rate CPICH adalah 15 ksps atau dalam bit rate adalah 15 kbps dan oleh karena itu maka Spreading Faktor yang tepat adalah 256 (SF = 256) silakan lihat tabel (tabel mana yaa :p )
*didapatkan dari rumus Rsymbol = 3.84 Mcps / SF
CPICH digunakan untuk measurement dan phase reference.
CPICH diukur berdasarkan 2 hal..hayo apa?  yup jwbnya RSCP dan EC/No kalau di 2G ya Rxlev dan Rxqual atau C/I.
CPICH RSCP dalam dBm sedangkan CPICH Ec/No dalam dB. Kemudian ada UTRA RSSI yaitu Received Signal Strength Indicator = UE mengukur power wideband yang diterima termasuk receiver thermal noise dan signal penginterferensi lainnya.
CPICH Ec/No = CPICH RSCP / UTRA RSSI

b) SCH alias Synchronisation Channel dimulai pada permulaan radio time slot


Kamis, 06 Oktober 2011

Apakah yang dimaksud dengan EUL

Sering mendengar dari teman-teman tuning 3G di sini istilah CE, SF, HS, R99, HS throughput, video, update license, RBS, (sementara itu dulu). Sebagian besar sih sudah tahu, namun ada istilah yang menggelitik karena sering diulang-ulang. 
Yaitu EUL, mencoba cari tahu apa itu EUL dan menemukan :

Enhanced Uplink atau Eul :
Enhanced Uplink ditentukan dalam 3GPP Release 6 dan telah diperpanjang dengan tambahan transport dan control channel, seperti enhanced dedicated channel (E-dch), dan dengan fitur yang mirip dengan HSDPA. Enhanced Uplink akan memenuhi kebutuhan mobile broadband dengan peningkatan kinerja dalam uplink: EUL akan menyediakan kecepatan hingga 5.8Mbps di uplink, mengurangi delay dan kapasitas sistem 150-200 persen lebih besar.


"We are taking another important step towards making our mobile broadband promise a reality," said Carl-Henric Svanberg, CEO and President of Ericsson. "Last year we took the challenge to do with broadband what we did to telephony some 20 years ago - make it mobile and available to everyone, everywhere. We now continue on an already established track to break the ground for the development of WCDMA with the aim to further increase bit rates and system capacity."

Ericsson WCDMA Enhanced Uplink, or HSUPA, will be introduced on the market in line with terminal availability. Initial terminals and PC-cards will be available on the market during the second half of 2006, with handsets coming early 2007. With the evolution of WCDMA Ericsson stays true to its established tradition of supplying future proof products based on cutting-edge technology.

Kamis, 22 September 2011

Akhirnya Buku Baru Telco Terbit

Setelah mencari sekian lama buku yang berkaitan dengan dunia telekomunikasi namun mencakup hal teknis , praktikal, dan berbahasa Indonesia akhirnya sudah muncul juga. Thanks to mas Lingga yang telah meluangkan waktunya untuk menuliskan dan mengumpulkan bahan-bahan yang berkaitan dengan dunia kerja seorang insinyur RF hingga menjadi sebuah buku.
Padahal sebelumnya juga saya sempat berniat untuk menulis hal serupa namun masih minim pengetahuan dan pengalaman,hehe :p dan  akhirnya ada juga seorang expert yang mewujudkannya :)  Sebab selama ini saya mencari namun semua buku masih membahas yang terlalu teoritis dan lainnya berbahasa Inggris (alasan aja padahal kurang memahami kalau bahasa Inggris, hihihi).
Berikut adalah penampakan cover depan dari buku tersebut :





Yup Judulnya adalah 2G/3G RF Planning and Optimization for Consultant
Lumayan saya sudah baca sebagian dan memang niat untuk memahami isi dari buku tersebut. Bahasanya cukup mudah dimengerti, di sana dibahas dari yang basic sampai penjelasan kasus" dalam dunia optimasi 2G & 3G. Cocok untuk anda yang ingin lebih dalam memahami dan berkecimpung dalam dunia RF planning and optimization. Hmm ataupun sebagai bekal buat yang mau belajar sendiri karena belum dapet kesempatan kerja di dunia RF. Buku yang mempunyai ketebalan sebanyak kurang lebih 530 halaman ini juga membahas pengenalan tentang 4G dan konvergensi IP Telekomunikasi, sayangnya buku ini hitam putih alias tidak berwarna sehingga kurang jelas saat memberikan gambar" tertentu yang memerlukan keterangan warna (mungkin buat menekan cost kali ya). Sisanya cukup asik untuk dibaca...wah jadi bersemangat nih untuk memahami dan menerapkan isi buku ini. Tertarik?

* isi buku mencakup 2G,3G.Wimax,Drive Testing, HSDPA, UMTS, LTE, Planning, Optimization, EDGE, 4G

Selasa, 07 Juni 2011

Apa Saja Tentang Radio 3G

Tambahan lagi iseng" untuk update belajar 3G Radio nih dari forum telekomunikasi Telecomfunda ,keren juga forum itu untuk menambah wawasan engineer :)

What is Pilot Pollution?
= Simply speaking, when the number of strong cells exceeds the active set size, there is “pilot pollution” in the area. Typically the active set size is 3, so if there are more than 3 strong cells then there is pilot pollution.
Definition of “strong cell”: pilots within the handover window size from the strongest cell. Typical handover window size is between 4 to 6dB. For example, if there are more than 2 cells (besides the strongest cell) within 4dB of the strongest cell then there is pilot pollution.
= For every new user added to the service, additional noise is added to the network. That is, each new user causes a “noise rise”. In theory, the “noise rise” is defined as the ratio of total received wideband power to the noise power. Higher “noise rise” value implies more users are allowed on the network, and each user has to transmit higher power to overcome the higher noise level. This means smaller path loss can be tolerated and the cell radius is reduced. To summarize, a higher noise rise means higher capacity and smaller footprint, a lower noise rise means smaller capacity and bigger footprint.
= Active Set consists of group of cells that takes part in soft/softer handover & measure by UE.
Typical size of Active set is 3 or 4 & generally a standard practice in all WCDMA networks.
A small active set size may provide more resources available due to less soft/softer handover but at the expense of handover gain thereby reducing the capacity & link redundancy
= During Power Control, Transmit Power control(TPC) commands are used to power up or power down based on SIR target in the step of 0.5 dB ( 1 dB if the connection is made over Iur).
= Periodic LA and RA updating is used to notify the network of the UEs availability, and to avoid unnecessary paging attempts for a UE that has lost coverage and is not able to inform the CN that it is inactive. The periodic LA update procedure is controlled by a timer, called t3212, which gives the time interval between two consecutive periodic location updates. The value is sent by the WCDMA RAN to UEs on the BCCH.
=
Pilot channel power is always less than the total cell power, the ratio of the Pilot power (Ec) to the total cell power (Io) is always less than one. Thus, when measured in decibels,the value of Ec/Io is always negative.
Here is the calculation.

Ec = Effect energy
Io = Total energy and noise.
Ec/Io = 10.log[Effect energy / (total energy+noise)] < 10.log(1) = 0
Ec/Io always negative
 
What is a CE (Channel Element) in WCDMA?
 "A band Channel Element is the resource base required in the Node-B to Provide for one voice channel capacity, including the control plane to Provide for one voice channel capacity, including the control plane signaling, compressed mode, the transmit diversity and softer handover. "signaling, compressed mode, the transmit diversity and softer handover."

Factors affecting capacity in WCDMA UL and DL, sorted by descending level of importance as follows: Factors affecting Capacity in WCDMA UL and DL, sorted by descending level of Importance as Follows:
- UL: No. CE support on each Node B, interference, Node B sensivity, .. - UL: No. CE support on the each Node B, interference, Node B sensivity, ..
- DL: No. CE support on each Node B Iub interface capacity, power DL, OVSF, ... - DL: No. CE support on the each Node B Iub interface capacity, power DL, OVSF, ...

Thus, CE can be viewed as a license for each NodeB capacity (not more). Thus, CE can be viewed as a license for each vertex NodeB capacity (not more).
Each service will need some different CE UL and DL, such as: the each service will need some Different CE UL and DL, such as:
AMR 12.2 k: Uplink 1; downlink AMR 12.2 k 1: Uplink 1; downlink 1
CS / PS 64 K: 3 Uplink, downlink 2 CS / PS 64 K: 3 Uplink, downlink 2
PS 128/144k: Uplink 5; downlink 128/144k PS 4: Uplink 5; DL 4
384 k PS: Uplink 10, downlink 8384 k PS: Uplink 10; downlink 8

Kamis, 07 April 2011

Kumpulan Pertanyaan RF Optim

Berikut pertanyaan-pertanyaan dari grup RF optim Linked in :

Ask :What is the reason for poor UL coverage?

Some time we observe poor UL coverage in a region ....in that case we have a drop in good RF conditions....there is fluctuation in Tx power ....so what is the basic reason for "poor UL coverage " and call drop??

Answer :  
1. what is the value for UE MAX TRANSMISSION POWER in RNC & wat value is observed in TEMS?
You can reduce the pilot power "Primary CPICH Power" on effected cells as high pilot power can cause imbalance between uplink & pilot coverage. 
 Ya there is a sudden fluctuation in UE Tx power ...and max Tx power in RNC of the site is around 415 and Primary CPICH power is 315 which is 10% of max Tx power.....bu how could decreasing pilot power would solve the problem ??? becoz with the same parameters i have seen successful call with normal call going around. 
 2. no i have observed this on a straight road...moreover i have observed that there is missin RRC and Layer 3 messages in Actix in good RF conditions for around 2mins and then call drops...See you r recommending of decreasing CPICH but what about other cells on which call moves successfully under same parameter circumstances ... 
3.provide details on MAX UL POWER SET IN RNC & MAX UL POWER, RSCP, Ec/No seen in TEMS before drop.  

Ask : High TCH Assignment failure and TCH dropped call

I have a cell with 2 TRX on which the TCH Assignment failure is very high with dropped call.
With OMC-R statistics we found that most of the TCH dropped call where located on the second TRX that supports frequency hopping (SFH). Thinking it was interference, I changed the MA list with no good result. Then TRX and combiner have been changed with no result, the dropped call and assignment failure are mostly located on the second TRX. Can someone propose an idea?

Answer :
1. One major reason for assignment failures may be high BER,if on specific TRX only then it can be internal/external radio interference which u can verify from uplink/downlink quality samples respectively. if it is occuring on whole cell then it may be due to BER in microwave E1.u can confirm it by swapping respective E1 with some other site. 
2. This is normal behaviour, check frequency plan first and also you can go on the field to scan the frequencies in order to see from where is comming the interference. 
3. you have first to see in OMC statistics what are the detailled raisons of fails /drops are there BSS/radio or NSS and after that check if any Hardware problems are detected on TRX. for interferences you can see if IFBAND 5 is high .if yes you can confirm with Scan test external interference 
4.Just to inform you that a solution have been found;
we stopped the hopping and replace the MA list by a single frequency(in the list of BCCH). we observed the cell for more than 4 days: TCH dropped call decreased from 4% to 0,40%, and TCH Assignment success increase from 67% to 96%. thx you all for your help. 
5.Hi, Its not necessarily an interferance problem some vendors have issues with TRXs that only degrade quality when hopping, it might be the case, confirm by using the same frequencies in non hopping mode one by one. if in non hopping the KPIs dont degrade then your vendor has a serious issue and ask for a issue details and replacement of such TRXs. 

Ask :Question about GSM900/1800 co-BCCH use

Could anyone comment on the advantages and drawbacks of co-BCCH among GSM900 and 1800 bands? What are the benefits of a single BCCH for both bands instead a separate BCCH for each besides the obvious capacity savings?

Answer :
1. we gain one channel for traffic,because GSM900 used for coverage outdoor and indoor ,so we prefere BCCH among 900, and to absorb traffic near site we prefere
DCS 1800.(underlead _overlead). 
2. I understand what you say and I can see the advantages of that. However, we still don't know if the benefits of that are worth the risks you potentially get when deploying this feature on the network. As far as we heard from some other colleagues, common BCCH for GSM900 and 1800 makes the optimization tasks more difficult to accomplish and may have a negative impact in DCR since HO to the 1800 layer is done on a "blind" mode. 
3. DCR due to what?
you have to know how feature run,because each vendor has its own solution about optimisation,but maybe there is another feature to complement.
example Ericsson has feature called Abis optimisation ,ie we can operate
18 TRX for 1 E1 instead 12 TRX,but we have to implement another indispensable feature " i forget its name" in order to avoid signaling overload. 
4. Hi,
The main advantages are :
- As Hassen pointed out, you have free up one channel from BCCH to utilized in TCH
- Less neighbour relation created in BSCs. The overlaid/underlaid cells behave in intracell handover mode.

The main disadvantage are:
- The traffic distribution needs to be monitored closely with the first implementation
- Operation-wise you need a good support, usually there are a lot of mistakes take place due to the laco of experience in operation engineer/team
- Each cell needs to be monitored and optimized since the overall trafic and subscriber distribution makes the difference.

Overall, "yes" the optimisation need more focus on the cells. But it creates some alternatives for capacity. 
5. Hi,
Adding to the disadvantage.
Based on the vendor in a dual band single BCCH cell either
1. you are using thresholds and then Levels of GSM to move traffic to DCS and Levels of DCS to move traffic back to GSM of level to move traffic between bands in this case you need to tune those thresholds for each cell and either lose traffic to GSM or may pust too aggressive to DCS and impact DCR / Bad quality / repeated HO and customer perception. but a dual BCCH avoids these as it is based on the actual levels of DCS and GSM received in field.
2. or you have to add your own BCCH to your neighbour list for concentric cells so you can monitor you GSM Levels when moving from DCS back to GSM or doing and inter-cell HO from DCS. this way you loose a neighbour report (you continuously rely on 5 other neighbour reports rather than 6).in Dual band Dual BCCH its based on actual levels received in the top 6 neighbour and so Optimization may be simpler :) 

Ask : what is the information send on the RACH channel ?
Answer :  
1.RACH contain access burst which encode 8-bit transaction tag to define the reason of the access and the BSIC of the serving BTS. 
2.The subscriber uses RACH to register with the network, acknowledge pages and request traffic channels for outgoing calls 
3.GARBAGE in GARBAGE out ...

The question does not specify anything .. Are you a beginner , trying to get an Overview of RACH or are you looking for Trace file report for RACH.

Are you talking about GSM RACH. UMTS RACH or LTE RACH :)
   
(khusus jawaban no.3 agak nyelekit, orang nanya malah digituin hahahahaha)
4. Rach is used by MS to gain access in to the system,this occur whenwhen the mobile intiate a call or respond to a page it is uplink channel  

Kamis, 17 Maret 2011

Telekomunikasi Buat Fresh Graduater

Fiuh baru sampai rumah sejam-an yang lalu setelah hujan besar dan macet melanda kota Jakarta ini nih. Tapi gpp kebetulan sedang pulang malam karena ada kerjaan dan menunggu jalan agak sepi. Sambil pulang dalam perjalanan tadi, tiba" terlintas di pikiran saya suatu ide ingin membuat buku , pedoman atau guide tentang ilmu praktis Telekomunikasi khusus untuk mereka yang baru lulus kuliah (t.elektro / telekomunikasi) atau yang sedang kuliah mendekati tingkat akhir sebagai pedoman mereka nantinya bila ingin berkarir di dunia telekomunikasi.
Karena saya belum pernah nemu sih buku tentang telekomunikasi yang praktis dipakai ilmunya di dunia kerja....(hmm mungkin karena takut melanggar privacy perusahaan atau memang belum ada saja yang ingin membuatnya dalam bentuk buku). Sekalinya menemukan buku" tersebut tapi isinya masih terlalu ke arah teori dan agak sulit dipahami oleh para mahasiswa (apalagi mahasiswa yang kuliah di Universitas umum,maksudnya Universitas yang tidak mengonsentrasikan / fokus ke bidang telekomunikasi). Kebanyakan apa yang diajarkan oleh dosen" di Universitas tersebut adalah ilmu teori ,mungkin ada dasarnya sebagian yang dipakai di dunia kerja namun itu hanyalah sedikitttttt sekali. Seorang dosen yang memang bukan praktisi pasti beda cara membawakannya dibandingkan bila yang mengajarkan adalah seorang praktisi. Di sisi lain pasti para Mahasiswa tersebut menginginkan ilmu praktis yang bisa membuat mereka paham , menjadi bekal ketika masuk dalam dunia kerja ataupun hingga proses negosiasi dengan user.
Kita tentu tidak mau bukan dicap tidak bisa apa-apa oleh para perekrut itu khususnya para konsultan telekomunikasi yang seharusnya membayar lebih untuk anda, sehingga mereka mempunyai alasan membayar anda serendah mungkin karena memang kenyataannya anda tidak mengetahui apa-apa. Pernah dulu saya tahu ada teman baik alumni atau dari universitas lain yang tidak bisa menjawab lebih ketika ditanya (di-interview) oleh perusahaan kontraktor telekomunikasi. Pertanyaannya padahal tidak aneh" koq hanya seputar dasar GSM, gimana gambaran jaringannya, berapa frekuensi yang digunakan, apa aja kanal"nya, interfacenya hingga proses pemanggilan dari satu hape ke hape lain (eh itu sih udah ribet ya? hehe :p ). Ya tapi begitulah kenyataannya, dari situ kalo seandainya saya seorang pewawancara pun saya sudah tahu harus membayar anda berapa....yaa bila anda seorang fresh graduate gelar S1 dengan kriteria sbb :
1. yang masih tahu sedikit ttg pertanyaan itu tadi ..hmm paling" saya tawarkan 1-2jt/bln . (hihi hanya prediksi iseng saya aja yah tapi base on experience sih gt)
2. yang sudah tahu lebih banyak dikit.. hmm paling" saya tawarkan 2-3jt/bln
3. yang sama sekali ga bisa jawab tentang itu?  yaaa itu sih sudah jelas disuru belajar lagi dulu dan ga akan dipanggil" lagi :D hehe
4. nah bagaimana dengan yang pintar menjawab semua itu?  ini dia yang dicari para kontraktor. Mereka kemungkinan besar akan sangat tertarik kepada anda dan mulai menawarkan harga lebih tinggi daripada yang disebut sebelumnya. Berapa besar nominalnya itu tergantung dari hasil negosiasi anda.

Dari fresh graduate hingga menjadi expert bila anda benar" fokus menjalani dunia telko ini dalam 3 - 5 tahun mendatang. Otomatis bila sudah expert seperti orang" di luar sana,,anda bisa go overseas dengan bayaran fantastis ataupun tetap berada di dalam negeri tercinta ini juga dengan bayaran yang tinggi (meski tidak setinggi di luar negeri namun itu sudah sangat sangat memuaskan) wew sambil berimajinasi saya pun kepingin dapat seperti para expert itu. Di dalam negeri saja (termasuk Jakarta) , para expert itu berpenghasilan 15-30 jt bahkan pernah dapat kabar ada yang lebih dari itu..ckck hebat. So intinya semua tergantung kemauan kita untuk terus belajar dan mengembangkan skill kita di satu bidang yang ingin kita fokuskan (kebetulan kalau saya sendiri ingin memfokuskan di bidang RF/RNP engineer).

Bagian" ilmu yang bisa anda pilih untuk anda fokuskan di bidang telko ini adalah sbb (sebagian yg saya tahu) :
- OSS Engineer (Operation  Support System) tugasnya kurang lebih mengolah data" mentah / statistik dll dari jaringan telekomunikasi, utk kemudian datanya dipakai oleh para engineer" seperti optim.
- RNO Engineer (Radio Network Optimization) atau sebutan lain dari optim. Tugasnya kurang lebih memonitor jaringan setiap harinya dan memberikan suatu nilai parameter baru bila KPI jaringan mulai menurun.
- RNP Engineer (Radio Network Planning) tugasnya kurang lebih merencanakan suatu site baru, menyediakan coverage plot, merubah" frekuensi untuk support RNO engineer, memanage database seluruh site, dll.
- TNP Engineer (Transmission Network Planning) tugasnya kurang lebih merencanakan transmisi jaringan seperti kebutuhan E1, config jaringan (STAR, RING, Multidrop,dll)
- CADDIE Engineer (Computer Aided Database Design Engineer), khusus utk perangkat Siemens, tugasnya kurang lebih menyediakan script,memodifikasi script untuk di-eksekusi oleh OSS. Script dibuat berdasarkan permintaan parameter dari tim Optim , RNP ataupun RNO. Namun di dalam script juga banyak terdapat parameter yg hanya diketahui oleh si Caddie itu sendiri.
- BSC Engineer (Base Station Controller), saya kurang paham detil tugasnya.
- Core Engineer, juga kurang paham yang jelas ia berkaitan dengan elemen-elemen yang ada di MSC sebagai inti atau core jaringan telko / seluler.
- PLO Engineer (Pre Launch Optimization) tugasnya hampir mirip dengan RNO / optim, namun ada perbedaan waktu saat optimasi pada sitenya.

Dan lain-lain mungkin masih ada lagi di luar sana, jadi manakah bidang yang anda pilih ?
kembali lagi ke ide saya tersebut..hmm awalnya pingin juga sih jd trainer gitu (haha) tapi masih ingin memperdalam dulu ilmunya. Mungkinkah ada yang berminat  buku/dokumen tersebut? yang isinya ttg ilmu" praktis untuk para fresh graduater seperti :
Dasar" GSM,CDMA,WCDMA,Microsoft Excel yg sering dipakai dalam dunia kerja,dan bidang RNP sesuai dengan yang dijalankan.


jangan lupa tinggalkan jejak anda.
Thanks and good luck for all

ebook telekomunikasi dan konsultasi radio planning/optim
home
panduan bisnis sampingan

Search Another

Blog search